Jumat, 11 Februari 2011

Trafo lambda/4


Kali ini kita mencoba untuk membahas tentang matching impedance menggunkan trafo lambda/4. cara ini agak susah karena dalam realisasi secara nyata bahan yang digunakan cukup sulit untuk didapatkan.

Berikut merupakan langkah-langkah yang harus diperhatikan:
  1.  Zin = Zo(syarat matching impedance)
  2. jika diasumsikan Zo dan Zt lossless atau tanpa redaman, sedangkan Zl resistif murni, maka






   3.  Jika Zl bukan resistif murni maka trafo dipasang sejauh d agar Zind bernilai resistif murni
    
  4.  dengan demikian maka langkah no 1 terpenuhi.

      
untuk kali ini mungkin cukup sekian aja semoga bermanfaat amiin. sesi selanjutnya mungkin saya akan mencoba untuk berbagi menhitung matching impedance menggunakan grafik smithchart.



Kamis, 10 Februari 2011


MATCHING IMPEDANCE

Matching impedance adalah penyepadanan pada saluran yang dilakukan agar impedansi input saluran transmisi ZIN = ZO, sehingga terjadi transfer daya maksimum. Matching impedance ini hanya dapat diaplikasikan pada rangkaian dengan sumber AC.
  • Tujuan matching impedance :
a)      Memaksimalkan daya kirim dari sumber ke beban.
b)      Meminimalisasi rugi – rugi di saluran transmisi.
c)      Memaksimalkan S/No pada input penerima.
d)     Meminimalisasi distorsi signal di saluran transmisi.
  • Macam – macam matching impedance :
a)      Menggunakan strip mikro.
b)      Menggunakan trafo λ/4.
c)      Menggunakan rongga koaksial.
d)     Menggunakan stub.
Dalam praktikum kali ini kita hanya membahas tentang matching impedance  menggunakan stub.

2.4 MATCHING IMPEDANCE MENGUNAKAN STUB TUNGGAL PARALEL
Stub adalah lengan open/short sirkuit pada saluran transmisi untuk menghasilkan reaktansi murni pada point dan frekuensi yang diinginkan. Nilai reaktansinya dapat dibuat, selama panjang stub antara 0 – ½ λ.

Gambar 2.1:  Matching impedance menggunakan Stub tunggal paralel

YA=YB+YS

 
            Penyepadan dengan menggunakan stub paralel dilakukan dengan menghubungkan secara paralel saluran stub yang mempunyai impedansi input (ZS) dengan saluran utama. Saluran stub mempunyai beban (ZC) berupa : kapasitif, induktif, open circuit atau short circuit.
            




Misal YB=GB+jBB maka agar saluran sepadan (YA=1/Zo=GB) maka
Ys=-j BB